Minggu, 15 Februari 2015

PERSYARATAN BAKAL CALON KEPALA DESA

Kecamatan Rantau Badauh adalah salah satu kecamatan yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala pada tahun 2015 ini. Ada tujuh desa dari sembilan desa di kecamatan Rantau Badauh yang telah habis masa jabatan kepala desanya. Bagi mereka-mereka yang berkeinginan menjadi kepala desa, tidak lama lagi pendaftaran BAKAL CALON KEPALA DESA akan segera dimulai. Kali ini saya akan membagikan Persyaratan BAKAL CALON KEPADA DESA sesuai dengan Perda Kabupaten Barito Kuala No 01 Tahun 2015, tentang tata cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa. Hal ini dimaksudkan agar bagi mereka yang belum melengkapi persyaratan, dapat mempersiapkan dan menelitinya kembali apa saja yang masih belum terlengkapi, sehingga nantinya tidak menjadi kendala pada tahap penelitian berkas pencalonan kepala Desa.

PERSYARATAN  BAKAL  CALON  KEPALA  DESA

A.    Calon Kepala Desa wajib memenuhi persyaratan :

  1. Warga Negara Republik Indonesia;
  2. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Memegang teguh dan mengamalkan pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika;
  4. Berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah pertama atau Sederajat;
  5. Berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun pada saat mendaftar;
  6. Bersedia dicalonkan menjadi Kepala Desa;
  7. Terdaftar sebagai penduduk dan bertempat tinggal di desa setempat paling kurang 1 (satu) tahun sebelum pendaftaran;
  8. Tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara;
  9. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali 5 (lima) tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan sebagai pelaku kejahatan berulang-ulang;
  10. Tidak sedang dicabut hak pilihnya sesuai dengan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap;
  11. Berbadan sehat;
  12. Tidak pernah sebagai Kepala Desa selama 3 (tiga) kali masa jabatan; dan
  13. Memenuhi Kelengkapan Persayaratan Pencalonan Kepala Desa.

B.    Kelengkapan Persyaratan sebagaimana dimaksud pada huruf (A) poin 13,
         yang meliputi;

  1. Surat permohonan/lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam diatas kertas bermaterai;
  2. Surat pernyataan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dibuat oleh yang bersangkutan di atas kertas bersegel atau kertas bermaterai cukup sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
  3. Surat pernyataan setia dan taat kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta Pemerintah yang dibuat oleh yang bersangkutan di atas kertas bersegel atau kertas bermaterai cukup sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. Fotocopy ijasah formal dari tingkat dasar sampai dengan ijazah terakhir yang telah dilegalisir oleh instansi yang berwenang atau Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang bagi yang tidak dapat menunjukan ijasah asli atau bagi yang ijasahnya rusak;
  5. Fotocopy Akte kelahiran yang disahkan oleh pejabat yang berwenang;
  6. Surat keterangan berbadan sehat dan bebas Narkoba dari dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Barito Kuala;
  7. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari kepolisian;
  8. Surat keterangan dari Pengadilan Negeri yang menyatakan tidak pernah dihukum penjara karena melakukan tindak pidana kejahatan dengan hukuman paling singkat 5 (lima) tahun;
  9. Daftar riwayat hidup;
  10. Surat pernyataan bersedia dicalonkan menjadi Kepala Desa yang dibuat di atas kertas bermaterai;
  11. Surat pernyataan tempat tinggal yang bersangkutan diatas kertas bermaterai;
  12. Surat keterangan tempat tinggal dari RT;
  13. Surat keterangan tempat tinggal dari Kepala Desa; 
  14. Foto copy kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu keluarga (KK) yang masih berlaku dan telah dilegalisir Camat;
  15. Pas photo berwarna terbaru ukuran 4 x 6 cm sebanyak 4 (empat) lembar;
  16. Surat pernyataan tidak pernah sebagai Kepala Desa selama 3 (tiga) kali masa jabatan diatas kertas bermaterai;
  17. Surat pernyataan bersedia mengganti seluruh biaya penyelenggaraan pemilihan, apabila calon mengundurkan diri sehingga mengakibatkan batalnya pemilihan yang dibuat di atas kertas bermaterai;
  18. Surat pernyataan siap menerima dan mengakui hasil proses pemilihan Kepala Desa dengan sadar dan penuh tanggung jawab di atas kertas bermaterai;
  19. Surat pernyataan tidak akan melakukan politik uang di atas kertas bermaterai;
  20. Melampirkan naskah visi dan misi yang dibuat oleh bakal calon kepala desa.

C.    Pegawai Negeri Sipil yang mencalonkan diri sebagai Kepala Desa harus me-
         menuhi persyaratan sebagaimana dimaksud pada huruf (A).


D.    Kepala Desa dan Perangkat Desa yang mencalonkan diri sebagai bakal calon
         Kepala Desa selain harus memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud
         pada huruf (A), juga harus mendapat izin tertulis dari Camat atas nama
         Bupati.


E.    Bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa yang mencalonkan diri sebagai
         bakal calon Kepala Desa selain harus memenuhi persyaratan sebagaimana
         dimaksud pada huruf (A), juga harus mendapat ijin tertulis dari Camat atas
         nama Bupati dan diberhentikan dari keanggotaan melalui penggantian antar
         waktu.


F.    Perangkat Desa yang tidak terpilih menjadi Kepala Desa, dapat diangkat
         kembali oleh kepala desa setelah dikonsultasikan dengan Camat atas nama
         Bupati.


Senin, 29 Desember 2014

PERESMIAN BEDAH RUMAH TP. PKK DI KECAMATAN RANTAU BADAUH




Dengan Ditandainya dengan pemotongan untaian bunga melati, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Barito Kuala, Ibu Hj. Noormiliyani. AS. Hasanuddin Murad, SH kemarin siang telah meresmikan bantuan dua buah Bedah Rumah ala TP. PKK di kecamatan Rantau Badauh, yang terletak di Desa Sungai Sahurai dan Desa Simpang Arja kecamatan Rantau Badauh.

Adapun keluarga yang mendapat Program bedah rumah tersebut adalah Bapak Masrian Rt. 07 Desa Sungai Sahurai dan Bapak Syahrudin Rt. 03 Desa Simpang Arja dengan mendapatkan bantuan dari Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Barito Kuala masing-masing senilai Rp. 23.000.000,00. disamping bantuan-bantuan lainnya seperti dari Ketua GOW Kab. Barito Kuala, dari Dharma Wanita Kab. Barito Kuala, dari Bank BJB Kalimantan Selatan dan bantuan dari Bupati Banjar Sultan Gt. Khairul Saleh, serta dari semua Kepala Desa yang jumlahnya tidak kurang dari Rp. 15.000.000,00.

Dalam sambutantanya, Ibu Hj. Srie Elyatie Rusmadi selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Rantau Badauh mengatakan bahwa Pelaksanaan Program bedah Rumah ala TP. PKK Desa Sungai Sahurai dan Desa Simpang Arja ini adalah berdasarkan usulan Kepala Desa kepada Ketua TP. PKK Kab. Barito Kuala melalui rekomendasi Ketua TP. PKK Kecamatan yang diketahui oleh Camat Rantau Badauh tanggal 10 Nopember 2014 yang lalu.

Dengan adanya Program bedah rumah ini diharapkan dapat membantu mengentaskan ketidak mampuan warga dalam memiliki rumah yang sehat dan layak huni.

Kamis, 04 Desember 2014

KUNJUNGAN KERJA MASA RESES ANGGOTA DPRD BARITO KUALA DI RANTAU BADAUH


Rabu kemarin tanggal 3 Desember 2014, Kecamatan Rantau Badauh menerima kunjungan kerja Masa Reses Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala. Kunjungan kerja yang diikuti oleh 5 orang Anggota DPRD tersebut adalah yang diketuai oleh REIDAN WINATA, SE dari fraksi PAN, Wakil ketua Hj. LAILA dari fraksi GOLKAR, Sekretaris SYARIF FAISAL, A.Md dari fraksi GOLKAR, dan selaku Anggota H. IKHSAN GIANTO, S.Hut dari fraksi PKB.

Dalam kata pembukaannya, REIDAN WINATA, SE dari fraksi PAN mengatakan, maksud dan tujuan diadakannya reses sebagai mana yang diamanatkan undang-undang nomor 32 tahun 2004 adalah untuk menyerap aspirasi yang berkembang terhadap kebutuhan seluruh elemen maupun komponen dimasyarakat.

Bagi DPRD sendiri juga merupakan fungsi pengawasan serta digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan baik yang sedang berjalan maupun yang telah selesai dilaksanakan.


Acara Reses yang diadakan di ruang Aula Mufakat Kecamatan Rantau Badauh tersebut dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Rantau Badauh, Para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD, Ketua LPM, Tokoh Agama dan Pemuda dari masing-masing desa se Kecamatan Rantau Badauh. Peserta sangat antusias dalam mengajukan pendapat, usul, saran dan masukan serta berbagai pertanyaan.




Senin, 18 Agustus 2014

PERINGATAN HUT RI KE-69 Th 2014 KECAMATAN RANTAU BADAUH



Acara Puncak Peringatan HUT Kemerdekaan RI  ke-69 di Kecamatan Rantau Badauh kali ini dilaksanakan di lapangan Antasari Sungai Sahurai kecamatan Rantau Badauh. Seperti tahun-tahun sebelumnya upacara kali ini dipimpin langsung oleh Camat Rantau Badauh RUSMADI, S.Sos, M.A selaku Insfektur upacara pada pagi harinya., dan penurununan bendera sore harinya dipimpin oleh Kapolsek Rantau Badauh.



Disamping peserta upacara dari berbagai instansi pemerintah, juga diikuti oleh murid-murid sekolah dasar dan menengah serta masyarakat sekitarnya. Sebagai ungkapan kegembiraan dan ucapan terima kasih  atas keikutsertaannya dalam mengikuti acara peringatan HUT kali ini, panitia membagi-bagikan berbagai macam Door Frize kepada para peserta, baik pada apel pagi dan penurunan bendera sore harinya.

Yang tidak pernah terlupakan, untuk mengenang jasa para Pahlawan dan penghargaan terhadap pejuang kemerdekaan, panitia juga memberikan bingkisan kepada anggota vetran pejuang kemerdekaan yang masih hidup. Hal ini memang selalu dilakukan setia tahun, setiap selesai peringatan HUT kemerdekaan RI.


CEK STATUS KIRIMAN BARANG ANDA DISINI